legalbrand.id

Panduan Merek

Cara Mendaftarkan Merek di DJKI: Tahapan dan Dokumen

Persiapan yang rapi membantu proses permohonan menjadi lebih terarah. Berikut gambaran umum langkah yang perlu diperhatikan sebelum dan sesudah pengajuan.

6 menit baca

LegalBrand.id

Diperbarui 2026

Ilustrasi artikel dan layanan LegalBrand.id

Merek membantu masyarakat membedakan barang atau jasa suatu bisnis dari bisnis lainnya. Di Indonesia, pelindungan merek berkaitan erat dengan pendaftaran. Karena itu, pemilik bisnis perlu menyiapkan nama, ruang lingkup barang atau jasa, serta dokumen permohonan sejak awal.

Mengapa pendaftaran perlu dipersiapkan sejak awal?

Sistem merek Indonesia menggunakan prinsip pendaftar pertama atau first to file. Secara praktis, menunda pendaftaran dapat meningkatkan risiko apabila pihak lain lebih dahulu mengajukan merek yang sama atau memiliki persamaan pada pokoknya untuk barang atau jasa terkait.

Catatan penting

Penggunaan nama dalam kegiatan bisnis tidak selalu sama dengan memiliki hak atas merek terdaftar. Setiap permohonan tetap diperiksa berdasarkan data, kelas, dan ketentuan yang berlaku.

1. Lakukan penelusuran merek

Sebelum mengajukan permohonan, periksa merek yang sudah terdaftar maupun yang masih dalam proses melalui basis data PDKI. Penelusuran awal membantu menemukan nama atau unsur visual yang berpotensi mirip. Hasil penelusuran bukan keputusan pemeriksa, tetapi dapat menjadi dasar untuk menilai risiko sejak awal.

2. Tentukan kelas barang atau jasa

Permohonan merek perlu mencantumkan barang atau jasa yang akan dilindungi. Pilih kelas dan uraian yang sesuai dengan kegiatan bisnis saat ini serta rencana pengembangan yang relevan. Pemilihan yang terlalu sempit dapat membatasi ruang lingkup, sedangkan uraian yang tidak tepat dapat menimbulkan kendala dalam proses.

3. Siapkan data dan dokumen

Secara umum, informasi yang perlu disiapkan mencakup:

4. Ajukan permohonan melalui sistem DJKI

Pemohon membuat akun pada sistem merek DJKI, melengkapi formulir elektronik, mengunggah dokumen, dan menyelesaikan pembayaran sesuai petunjuk pada layanan resmi. Periksa kembali ejaan nama, identitas, label merek, serta rincian barang atau jasa sebelum permohonan dikirim.

5. Pantau perkembangan permohonan

Setelah diajukan, permohonan melewati tahapan administratif dan substantif sesuai ketentuan. Status perlu dipantau agar pemohon mengetahui masa publikasi, hasil pemeriksaan, atau pemberitahuan yang membutuhkan tindak lanjut.

Butuh pendampingan?

Tim LegalBrand.id dapat membantu penelusuran awal, pemilihan kelas, persiapan data, pengajuan, dan monitoring permohonan sesuai kebutuhan Anda.

Sumber resmi

Informasi umum dalam artikel ini merujuk pada materi dan layanan resmi DJKI. Periksa ketentuan terbaru melalui PDKI, aplikasi merek DJKI, serta panduan DJKI mengenai persiapan pendaftaran.

Siap mendaftarkan merek bisnis Anda?

Konsultasikan kebutuhan merek Anda dan dapatkan arahan awal dari tim kami.

LegalBrand.id

Mitra Anda dalam pengurusan pendaftaran merek.
Fokus pada solusi yang aman, profesional, dan terpercaya.

Hubungi Kami

Merek Kuat
Bisnis Lebih Maju

LegalBrand.id © 2024. Semua hak dilindungi.